Selasa, 17 Maret 2015

Contoh gagasan sederhana dalam PKM-GT

Tulisan ini adalah serangkaian Proposal PKM-Gagasan Tertulis. Ikuti panduan di bawahnya. Silahkan. 


GAGASAN
Penulis adalah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Jawa Univet Bantara Sukoharjo. Oleh karena itu, setelah wisuda banyak mahasiswa yang melamar menjadi guru bahasa Jawa. seperti penulis disini, dalam kuliah keseharian, mata kuliah yang kami tempuh selalu berurusan dengan materi bahasa Jawa, termasuk materi geguritan.
Dari hasil diskusi antara dosen dan mahasiswa, ditemukan masalah yang mungkin bagi penulis adalah masalah yang serius. Masalah itu adalah kelangkaan buku bacaan kumpulan geguritan untuk siswa SD. Setelah penulis melakukan observasi di beberapa perpustakaan SD sekitar kampus, ternyata fakta itu benar adanya.  Maka sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa, penulis mempunyai gagasan untuk menerbitkan buku antologi geguritan untuk siswa SD.
Berdasarkan tinjauan di lapangan, yaitu di SD, penulis menemukan solusi bagi guru pengajar bahasa Jawa di SD, yaitu ketika materi membaca geguritan maka guru akan menyuruh siswa untuk membuka LKS(Lembar Kerja Siswa) atau buku materi. Namun, kekurangan dari buku dan modul itu hanya berisi beberapa geguritan saja dan sangat terbatas. Penulis menyadari bahwa jumlah geguritan yang terbatas itu memang hanya untuk mengisi materi yang bersangkutan saja. Dengan kondisi yang seperti itu, para siswa mungkin akan dikerdilkan dengan bacaan geguritan yang itu-itu saja. Padahal bacaan geguritan untuk bocah adalah bacaan yang tidak terbatas mengenai aspek kehidupan, contohnya mengenai keindahan alam, kekuasaan Tuhan, bencana alam, kejujuran, toleransi, hormat kepada orang tua dan masih banyak lagi. Seperti kita temui dalam puisi-puisi berbahasa Indonesia.
Penulis yakin, sebagai mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Jawa akan mampu menulis kumpulan geguritan bocah itu. Untuk memenuhi target penulisan, penulis juga akan mengundang para dosen bahasa Jawa, kakak tingkat, alumnus dan beberapa guru bahasa Jawa untuk ikut berpartisipasi dalam penulisan buku antalogi geguritan bocah sebagai gagasan penulis.
Karena gagasan ini merupakan penerbitan buku geguritan bocah, maka akan melibatkan berbagai pihak dari Sekolah Dasar, yaitu Kepala sekolah sebagai penanggung jawab, Guru pengajar Bahasa Jawa sebagai perantara siswa, siswa sebagai pembaca dan petugas perpustakaan sebagai pengawas buku di perpustakaan.

Langkah yang akan ditempuh demi terwujudnya buku antalogi geguritan bocah ini, untuk pertama kalinya adalah menulis geguritan itu sendiri. Sesuai keterangan diatas, penulisan akan dibantu oleh para dosen bahasa Jawa, kakak tingkat, alumnus dan beberapa guru bahasa Jawadengan memberitahukan sebelumnya. Setelah selesai ditulis dan diedit oleh dosen yang kami tunjuk, maka naskah siap untuk dicetak. Untuk langkah berikutnya adalah mensosialisasikan keberbagai perpustakaan SD yang kami tunjuk.  

Untuk mendapatkan proposal yang lebih lengkap, Klik bagian-bagian proposal di bawah ini!
Jika muncul Ad.Fly bergambar tawon madu, tunggu sebentar lalu klik Skip Ad pojok kanan atas. Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar